Selalu saja yang menjadi pertanyaan, berapa kg jamur yang dapat dipanen dalam satu baglog jamur tiram putih?Pertanyaan ini sulit untuk dijawab dengan pasti, karena banyak faktor yang mempengaruhi kualitas dari baglog jamur tiram putih. Kualitas baglog dalam hal ini adalah kuantitas jamur yang dapat dipanen dari baglog itu.Sepanjang pengetahuan kami, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain:
1. Kadar atau nutrisi baglog
Banyak sekali referensi mengenai kandungan nutrisi yang dicampurkan dalam serbuk gergaji. Yang sering kami gunakan adalah :100 kg serbuk gergaji10kg - 20kg bekatul1kg calsium carbonate1kg gula
Penggunaan nutrisi ini juga masih bisa dimodifikasi dengan menggunakan tepung jagung, kedelai, singkong, dan sebagainya.Mengenai jumlah prosentasenya juga beragam. Tetapi memang menurut FAO jumlah kadar 20% adalah kadar maksimal tetapi beresiko tinggi terhadap kontaminasi jika proses sterilisasinya kurang panas.
Fungsi bekatul / tepung jagung yang kami amati adalah untuk pertumbuhan miselium awalnya. Jika kualitas bekatul baik (kandungan beras berbanding sekam tinggi) tampak miselium putih sempurna dan memanjang dengan cepat.Jika kandungan nutrisi kurang atau kualitas nutrisi tidak baik, pertumbuhan miselium cenderung lambat, dan tidak putih sempurna (walau akhirnya putih juga sih..). Kami sendiri pernah mengalami pengalaman buruk, ketika membeli bekatul tidak memeriksa dulu, ternyata kualitasnya jelek, kandungan sekamnya tinggi beras sedikit, akhirnya kualitas baglog pun jadi jelek, miselium tumbuh lambat, bahkan banyak yang mati..
lha gimana nggak.. akhirnya kandungan cuma serbuk gergaji dan sekam karena kadar berasnya dikit..Nah.. pertumbuhan miselium yang baik akan berpengaruh terhadap produksi jamur nantinya..
2. Kualitas bibit (F2)
Untuk menyamakan persepsi kami menyebut PDA dengan F0, kemudian turunannya pada media jagung adalah F1, kemudian turunannya dengan media gergajian adalah F2.Campuran F2 yang biasa kami gunakan adalah perbandingan 1 jagung 2 bekatul 3 gergajian. Bekatul yang kami gunakan pun yang harga tinggi (kandungan beras tinggi harga 2200 /kg).Dalam pembuatan bibit, kami bilang kalau dengan media jagung, itu berarti media "murni" jika sudah ada gergajian, maka itu adalah media campuran.
Penggunaan jagung inilah yang memacu pertumbuhan miselium dengan cepat. Ini tampak jika kita memainkan kadar jagung. Pertumbuhan miselium teramati cepatnya pada kadar ini..Kualitas bibit F2 yang ditanamkan ke baglog akan teramati jika baik, maka akan cepat memutih, selanjutnya pertumbuhan miselium pun akan cepat
3. Jenis serbuk kayu yang digunakan
Untuk budidaya, bisa menggunakan kayu sengon laut, mahoni, mindi, kayu nangka, kayu kembang, kayu albasiah, kayu meranti dan sebagainya. POKONYA BUKAN KAYU CEMARA, DAMAR, PINUS.Nah.. pemilihan jenis kayu ini pengaruhnya pada berat jenisnya. Disarankan menggunakan kayu yang tidak mudah lapuk (kayu randu bisa digunakan tapi mudah lapuk, akhirnya jamur yang dihasilkan sedikit).Jenis kayu yang lebih keras tentunya akan menghasilkan jamur lebih banyak. Tetapi di sini sulitnya, pebudidaya tidak selalu mendapatkan jenis serbuk gergaji yang homogen, seringnya campuran.
Ini pengalaman aja yaa..:
  1. Ketika menggunakan kayu sengon laut, kami pernah mendapat 390gram /baglog untuk ukuran baglog rata-rata 1,4 kg an.
  2. Ketika menggunakan kayu mahoni, kami pernah mendapat 450gram /baglog untuk ukuran balgog rata-rata 1,4kg an juga.
Padahal kualitas campuran nutrisi sama percis.., akhirnya kami berkesimpulan, tidak bisa menjastifikasi kualitas baglog dari satu faktor saja.. faktor pemilihan jenis serbuk gergajian kayu yang digunakan juga berpengaruh besar..
4. Kadar air dalam baglog
Kandungan kadar air dalam baglog menurut teori adalah 65%-75%. Pengukuran kadar air ini sulit dilakukan, biasanya hanyalah berdasarkan perasaan atau pengalaman saja. Indikasinya jika digenggam menggumpal tetapi tidak terlalu basah, itulah kadar air optimalnya.. lha tapi sulit sekali menganalisa kalau hanya berdasarkan ini..
Kadar air dalam baglog ini sangat berpengaruh dalam pertumbuhan jamur tiram nantinya. Jika kadar air kurang, maka pertumbuhan jamur tiram tidak akan bisa optimal.
Tetapi jika kadar air berlebih, baglog akan cepat membusuk, bahkan timbul ulat. Bahkan lagi bisa menghambat pertumbuhan miselia.
Jadi kadar air harus pas dan optimal. TErkadang untuk mengejar bobot, kadar air ditambah, ini juga malah tidak baik bagi kualitas baglog itu sendiri.
5. Berat baglog atau volume baglog
Produksi jamur tiram nantinya akan tergantung pada kuantitas/volume serbuk gergaji dalam baglog. Karena jamur adalah saprofit yang memakan sisa tumbuhan yang telah mati. Jadi semakin banyak volume atau bobot serbuk gergaji yang ada di dalam baglog, semakin banyak pula kemungkinan jamur yang dapat dipanen nantinya. Hal ini berhubungan langsung dengan BER (biological efficiency ratio) nya. Itulah sebabnya jika menggunakan plastik 18x35, untuk mengejar volume yang banyak, akhirnya diperlukan mesin atau alat pemadat, agar jumlah serbuk gergaji dapat tertampung lebih banyak.
Jika tidak, memang disarankan menggunakan plastik yang lebih besar, hingga bobot dan volume baglog bisa lebih banyak..
Artinya.., InsyaALLAH jika biaya yang dikeluarkan sama, menggunakan kadar bekatul 12% pada serbuk gergaji yang dimasukkan ke dalam baglog besar ukuran 2kg, hasilnya lebih banyak dibandingkan menggunakan kadar bekatul 20% tetapi pada baglog ukuran 1,5kg saja.
Kadar bekatul nantinya hanya berpengaruh pada pertumbuhan miselium, tetapi pada pertumbuhan jamur, volume dan bobot serbuk gergaji yang mempengaruhi.
6. Perawatan baglog pada masa produksi
Kalau ini kami sarankan membaca-baca artikel kami tentang tatacara perawatan baglog jamur tiram putih.
Perawatan/care yang diberikan petani pada kumbungnya, pada baglog jamurnya sangat berpengaruh pada kuantitas hasil panen jamur. Perawatan yang optimal, mengawasi, membersihakan, mengatur sirkulasi, tentunya akan menghasilkan jamur lebih daripada yang hanya sekedar ditaruh saja dan mengharapkan hasil panen yang optimal.

Sumber: http://jamursekolahdolan.blogspot.com/2010/04/mencermati-faktor-faktor-yang.html



Leave a Reply.

    KD

    Kampoeng Djamoer

    Choose your FLAVOR, contact us. While others are still preparing, you have felt the GREAT SENSATION! 
    Deliver to all over Indonesia!

    Picture
    Owner bersama Bpk. Anggito Abimanyu
    free counters

    Arsip

    May 2012
    January 2012
    December 2011
    November 2011

    Kategori

    All
    Artikel Jamur
    Berita Jamur
    Bisnis Jamur
    Budidaya Jamur
    Jamur Kuping
    Jamur Lingzhi
    Jamur Merang
    Jamur Shiitake
    Jamur Tiram
    Kumbung Jamur
    Lomba Kd
    Resep Jamur

    E-book GRATIS!

    DILARANG KERAS untuk memperjualbelikan e-book ini!!
    Pemeliharaan Baglog
    File Size: 1668 kb
    File Type: pdf
    Download File

    Pembiayaan Jamur
    File Size: 118 kb
    File Type: xls
    Download File

    Olahan Jamur Tiram
    File Size: 1610 kb
    File Type: pdf
    Download File

    Contoh Slide Presentasi Proposal Investasi Budidaya Jamur
    File Size: 2111 kb
    File Type: pptx
    Download File

    Contoh Formulir Pendaftaran Anggota Kemitraan Bagi Hasil
    File Size: 238 kb
    File Type: docx
    Download File

    Contoh 1 Surat Perjanjian Bagi Hasil Budidaya Jamur
    File Size: 15 kb
    File Type: docx
    Download File

    Contoh 2 Surat Perjanjian Bagi Hasil Budidaya Jamur
    File Size: 62 kb
    File Type: doc
    Download File

    Partner

    AGEN KAMI

    PONTIANAK
    0878 193 202 69 (Indra)

    JOGJA
    0813 9180 3748 (Dian)

    TANGERANG SELATAN
    081319580768 (Yudha)

    BENGKULU
    085643915947 (Sendy)

    CIAMIS
    085223033299 (Yuyun)

    *untuk pendaftaran agen-agen baru dapat mendaftar di 081228945753. MENJADI AGEN TANPA MODAL !!

    Picture
    Mesin Spinner Kripik Jamur Harga Rp 2.300.000,-
    AUTOCLAVE BIBIT STANDAR KAPASITAS 25 BOTOL.
    Harga Rp 2.000.000,-
    Autoclave Bibit ukuran diameter 35cm, tinggi 50cm. Kapasitas 45 botol.
    Harga Rp 2.800.000,-
    Autoclave Bibit ukuran diameter 50cm, tinggi 60cm. Kapasitas 120 botol.
    Harga Rp 4.150.000,-
    Autoclave Bibit ukuran diameter 35cm, tinggi 70cm. Kapasitas 62 botol.
    Harga Rp 3.300.000,-
    Mesin Press Baglog Manual.
    Harga Rp. 950.000,-
    Mesin Press Baglog Otomatis.
    Harga: Rp 4.500.000,-
    Boiler Uap.
    Harga Rp 6.100.000,-
    Autoclave Baglog. Kapasitas 1000 baglog. Stainless steel 2mm, diameter 120cm, panjang 285cm.
    Harga Rp 15.100.000,-